Apa yang dimaksud Tanda Daftar Perusahaan?

Untuk anda yang bekerja di perusahaan atau yang memiliki perusahaan pasti sudah tau apa istilah TDP yang wajib hukumnya dimiliki oleh setiap perusahaan apa pun usahanya.

Nah jika anda belum tau apa itu Tanda Daftar Perusahaan yuk cari tahu lebih dalam tentang TDP dalam artikel Dimasfan berikut ini.

Pengertian Surat Tanda Daftar Perusahaan

Surat Tanda Daftar Perusahaan merupakan daftar catatan resmi yang diselenggarakan oleh undang-undang dan memuat hal-hal yang wajib didaftarkan oleh pemilih perusahaan. Setiap perusahaan diwajibkan memiliki TDP baik itu perusahaan yang berbentuk badan hukum, koperasi atau perorangan.

Setiap perusahaan yang berbentuk PT, CV, perseorangan termasuk perusahaan asing yang menjalankan usahanya diwilayah Negara Indonesia dan mereka wajib mendaftarkanya ke Tanda Daftar Perusahaan. Masa berlaku dari TDP ini 5 tahun dan diwajibkan 5 tahun sekali untuk daftar ulang.

Baca Juga : Surat Izin Usaha : Pengertian, Fungsi, Persyaratan, Prosuder dan Contoh [Terlengkap]

Perusahaan yang dikecualikan dari Wajib Daftar Perusahaan ada 2 diantaranya :

  1. Setiap perusahaan berbentuk jawatan.
  2. Perusahaan kecil perorangan yang tidak menggunakan izin usaha.

Semua dilandasi dan dikuatkan oleh 3 dasar hukum yakni :

  1. Undang-undang Republik Indonesia No.3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan.
  2. Peraturan Daerah Kabupaten Sleman No.14 Tahun 2002 tentang Wajib Daftar Perusahaan.
  3. Surat Keputusan Menperindag No.596/MPP/Kep/9/2004 tentang standart penyelenggaraan Wajib Daftar Perusahaan.

Fungsi Tanda Daftar Perusahaan

Lantas tau kah anda fungsi dari TDP? TDP pada umumnya berguna untuk mencatat keterangan sebuah perusahaan serta menjadi informasi penting yang bersifat resmi bagi pihak-pihak terkait.

Bisa diibaratkan TDP merupakan identitas suatu perusahaan yang sudah pasti dapat menjamin legalitas perusahaan anda. Namun ada yang pernah tanya tentang TDP ini berikut pertanyaanya.

Bagaimana nanti jika Tanda Daftar Perusahaan kita hilang?

Jawabnya simple, tenang saja, karena jika TDP hilang anda dapat mengajukan permintaan tertulis kepada kantor pendaftaran perusahaan untuk memperoleh pengganti TDP yang sudah hilang dalam kurung waktu 3 bulan setelah tanggal kehilangan.

Persayaratan Membuat Tanda Daftar Perusahaan.

Nah sama halnya seperti Surat Izin Usaha yang dimana Tanda Daftar Perusahaan memiliki persayaratan ketika anda ingin membuatnya. Ada beberapa jenis TDP yang harus diurus oleh setiap perusahaan diantaranya sebagai berikut :

A. Persayaratan untuk Membuat Tanda Daftar Perusahaan Penerbitan

  1. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) Dari Direktur Utama/Penanggung Jawab/Pemilik Perusahaan.
  2. Fotocopy Akta Pendirian Perusahaan (bagi usaha yang berbadan hukum).
  3. Fotokopi Izin Ganggunan (HO).
  4. Fotokopi SIUP.
  5. Fotokopi NPWP.
  6. Map Buffalo Merah muda/Pink.
  7. Surat Kuasa dan Fotokopi KTP penerima kuasa bagi pemohon yang pengurusan izinnya melalui orang lain/menggunakan jasa.

B. Persayaratan untuk Membuat Tanda Daftar Perusahaan Perpanjangan (Daftar Ulang)

  1. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari Pemilik perusahaan/Direktur utama/Penanggung jawab perusahaan.
  2. Fotocopy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  3. TDP asli dan fotocopy yang berlaku sebelumnya.
  4. Fotocopy Akta pendirian perusahaan yang sudah disahkan dan Akta perubahan (bila ada).
  5. Fotocopy pengesahan/pendaftaran Badan Hukum.
  6. Fotocopy IZin Gangguan (HO)
  7. Fotocopy SIUP
  8. Map Buffalo warna Merah muda/Pink
  9. Surat Kuasa dan fotocopy Kartu Tanda Penduduk penerima kuasa bagi pemohon yang pengurusannya menggunakan jasa pihak lain untuk mengurus TDP perusahaan.

C. Persayaratan untuk membuat Tanda Daftar Perusahaan Perubahan

  1. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari Pemilik perusahaan/Direktur utama/Penanggung jawab perusahaan.
  2. Fotocopy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  3. TDP asli dan Fotokopi yang berlaku sebelumnya.
  4. Fotocopiy Akta pendirian perusahaan yang telah disahkan dan Akta perubahan (bila ada).
  5. Fotocopy pengesahan/pendaftaran dari Badan Hukum.
  6. Fotocopy Izin Gangguan (HO).
  7. Map buffalo warna merah muda/ Pink.
  8. Surat kuasa dan Fotokopi KTP penerima kuasa bagi pemohon yang pengurusan izin TDP nya melalui jasa pihak lain.

D. Persayaratan untuk Membuat Tanda Daftar Perusahaan Kantor Cabang perusahaan

  1. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari Pemilik Perusahaan/Direktur Utama/Penanggung Jawab perusahaan.
  2. Surat penunjukan kepala cabang/ Akta pembukaan kantor cabang.
  3. Fotocopy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  4. Fotocopy Surat Izin Usaha Perdagangan ke kantor pusat perusahaan yang telah dilegalisir oleh penjabat penerbit SIUP (3 rangkap).
  5. Fotocopy IZin Gangguan (HO).
  6. Map Buffalo warna merah muda/pinkSurat Kuasa dan fotokopi KTP penerima kuasa bagi pemohon yang pengurusan izin TDP nya diwakilkan melalui jasa pihak lain

E. Persyaratan untuk Membuat Tanda Daftar Perusahaan Penutupan

  1. Permohonan penutupan izin gangguan yang ditanda tangani pemilik perusahaan dengan dilengkapi materai RP.6.000.
  2. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari Pemilik perusahaan/Direktur utama/ Penanggung jawab perusahaan.
  3. Fotocopy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  4. Fotocopy Penutupan IzIn Gangguan.
  5. Fotocopy Penutupan SIUP.
  6. Map Buffalo warna merah muda berwarna pink.
  7. Akta perubahan domisili untuk berbadan hukum.

Prosedur Pembuatan Tanda Daftar Perusahaan

  1. Perusahaa harus membayar biaya administrasi perndaftaran TDP sesuai dengan surat keputusan yang diberikan oleh Menteri Perdagangan No.286/Kep/II/85.
  2. Petugas Kantor harus ke Pendaftaran Perusahaan.
  3. Permohonan TDP yang berupa yayasan ataupun PT wajib mendapatkan pengesahan dan persetujuan dari AKTA pendirian perusahaan dari Menteri Hukum dan HAM terlebih dahulu.
  4. Perusahaan mengambil formulir permohonan TDP.

Lalu apa saja rician permohonan TDP? Berikut 5 rincian TDP.

  • Untuk permohonan badan usaha perusahaan individu atau CV lebih baik didaftarkan di pengadilan negeri setempat sesuai dengan domisili perusahaan tersebut.
  • Jika berkas sudah disiapkan semuanya, petugas dari kantor pendaftaran perusahaan akan memeriksa syarat wajib daftar perusahaan, dan mengeluarkan sertifikat TDP untuk legalitasnya.
  • Bagi anda pemohon TDP PT non PMA, PT-PMA dan yayasan disarankan untuk mendapatkan pengesahan Akta pendirian setalah persetujuan penerimaan laporan perusahaan.
  • Perusahaan yang ingin mendaftar mengambil formulir, mengisi, memberikan tanda tangan dan mengajukan permohonan ke Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota / Kabupaten.
  • Bagi pemohon TDP untuk Koperasi, maka perusahaan harus mendapatkan pengesahan Akta dari Instansi terkait.

Contoh Tanda Daftar Perusahaan

Jika diatas tadi sudah dimas jelaskan secara detail tentang apa itu TDP, sekarang mari kita lihat contoh Surat TDP.

surat-izin-usaha
sumber gambar print-tugas.blogspot.com

Tinggalkan komentar