Apa itu Tanaman Hortikultura? Berikut Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya

Pernahkan anda mendengar istilah Hortikultura ? Jadi, apa itu Tanaman Hortikultura? Bagi anda yang pernah belajar di perguruan tinggi pertanian pasti pernah mendengar tanaman ini.

Namun bagi sebagian orang masih asing tanaman apakah ini? Memang diantara anda semua pernah mendegar nama tanaman ini tapi tidak tau fungsi, bentuk dan manfaatnya.

Pada kesempatan kali ini kita bahas secara detail mulai dari asal-usul, jenis, dan manfaat dari tanaman ini. Berikut penjelasan lengkapnya.

Pengertian Tanaman Hortikultura

Hortikultura berasal dari bahasa latin yakni : hortus artinya (tanaman kebun) sedangkan cultura/colere artinya (budidaya). Selain itu juga bisa diartikan sebagai budidaya tanaman kebun dengan metode modern.

Sebenarnya Makna dari Hortikultura sangat luas tidak hanya digunakan untuk tanaman kebun saja melainkan untuk semua jenis tanaman yang dibudidayakan. Untuk budidayanya meliputi beberapa bidang diantaranya.

  1. Pembenihan
  2. Pembibitan
  3. Kultur Jaringan
  4. Produksi Tanaman
  5. Pembasmian Hama dan Penyakit
  6. Masa Panen
  7. Pengemasan dan Distribusi

Dari beberapa rangkaian budidaya diatas kita bisa simpulkan bahwa tanaman hortikultura merupakan salah satu jenis budidaya tanaman kebun dengan menggunakan metode yang modern.

Bukan hanya itu, Hortikultura adalah salah satu cabang dari Agronomi. Namun hortikultura lebih fokus pada tanaman buah (Pomologi atau Frutikultur), tanaman obat-obatan (Biofarmaka) dan taman (Lansekap).

Jenis-jenis Tanaman Hortikultura

Seperti yang sudah kita bahas diatas mengenai beberapa jenis tanaman hortikultura yang ada di negara Indonesia. Untuk jenis tanaman ini ada beberapa yang diantaranya ada tanaman buah, tanaman obat, taman lansekap.

Untuk lebih jelasnya lagi dimasfan akan menjelaskan satu persatu jenis tanaman ini berikut ulasanya.

1. Tanaman Buah (pomologi/frutikultur)

Jenis tanaman ini merupakan tanaman buah atau yang didalam bahasa latin memiliki istilah pomologi atau frutikultur. Pomologi ini dibedakan menjadi dua cabang yakni :

  • Pomologi Sistematis = yakni pemahaman tentang jenis-jenis buah dan dari mana buah tersebut berasal (pohon, semak, atau tumbuhan merambat).
  • Pomologi Praktis = yakni pengetahuan tentang cara menumbuhkan tanaman buah secara umum dengan tanpa memperdulikan klasifikasi dari buah tersebut.

Dari sini anda dapat membedakan jenis tanaman yang termasuk tanaman buah dengan yang bukan. Jenis tanaman seperti ini juga sering disebut musiman karena buah yang tumbuh bisa setahun sekali atau 6 bulan sekali.

Namun ada juga yang tanaman buah hanya berbuah sekali saja dalam sekali tanam atau semasa hidupya contohnya seperti buah pisang. Contoh yang musiman ada buah jambu, mangga, rambutan dan jeruk berbuah 6 bulan sekali.

2. Tanaman Sayur (Olerikultura)

Jenis tanaman olerikultura atau sering disebut dengan tanaman sayur ini banyak sekali kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan tanaman ini menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia karna gizi yang dibutuhkan oleh tubuh kita.

Perlu anda ketahui bahwa tanaman ini memiliki 2 jenis yakni tanaman sayuran tahunan atau di panen setahun sekali contohnya seperti singkong, petai, dan melinjo.

Sedangkan yang kedua tanaman musiman yakni bisa di panen 6 bulan sekali contohnya seperti kacang panjang, kol, kubis dan wortel.

Dalam kehidupan kita sehari-hari, tidak sedikit masyarakat disekitar kita yang lebih menekuni budidaya tanaman sayur untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya.

3. Tanaman Bunga (Florikultura)

Florikultura atau yang sering disebut dengan tanaman bunga ini merupakan tanaman hias. Cara penanamanya yakni dapat di tanam langsung di tanah bisa di pot atau langsung di halaman rumah.

Semua fungsi dari tanaman ini kurang lebih sama, yakni untuk menambah nilai estetika dalam suatu halaman rumah atau taman.

Berdasarkan tempat tinggalnya ada juga tanaman bunga yang mempunyai ciri khas tidak dapat tumbuh di tanah melainkan harus menopang tanaman lainya contohnya seperti anggrek.

4. Tanaman Obat (Biofarmaka)

Tanaman obat mempunyai istiah lain yakni biofarmaka, tanaman ini sering di juga disebut dengan tanaman herbal atau tanaman rempah-rempah. Peran tanaman ini sangat besar untuk manusia begitu juga dengan manfaatnya.

Berdasarkan pengolahanya tanaman ini harus di oleh secara benar sebelum di konsumsi oleh manusia. Dan sudah banyak obat-obat di pasaran yang menggunakan bahan campuran tanaman ini contohnya seperti Sido Muncul dan Jamu Jago.

Selain untuk obat tanaman ini juga dapat digunakan untuk tambahan bumbu untuk memasak. Emang nya bisa? tentu saja bisa contohnya seperti kayu manis, serai, lengkuas dan kunyit.

Banyak sekali spesies tanaman yang digunakan untuk obat-obatan di Indonesia. Namun ada juga tanaman yang bisa digunakan untuk pembuatan kosmetik, eits penasaran ya tanaman apa? nanti kita bahas pada ulasan berikutnya ya.

Ciri-ciri Dari Tanaman Hortikultura

Untuk mengetahui tanaman ini benar tanaman hortikultura atau bukan anda dapat melihat 4 ciri-ciri nya seperti yang sudah admin cantumkan di bawah ini :

  1. Komoditas Hortikultura mudah rusak dan harus segera dikonsumsi. Mengapa seperti itu? karena sebagian besar mempunyai kandungan air yang banyak.
  2. Komponen utama mutu produk mempunyai banyak kandungan air, sehingga apabila pada saat dikonsumsi harus berada dalam keadaan yang fresh (segar).
  3. Harga produk ditentukan oleh kualitas bukan kuantitas dari tanaman tersebut. Jika tanaman tersebut mempunyai manfaat atau kualitas yang tinggi maka harga nya juga akan melejit naik.
  4. Komoditas ini bukan berisi tentang karbohidrat melainkan kebanyakan mengandung vitamin atau kandungan gizi yang lain pada tanaman tersebut.

Keuntungan dan Kendala Jika Membudidaya Tanaman Hortikultura

Setiap orang dalam membudidayakan tanaman pasti mengalami kendala dan memiliki keuntungan tersendiri. Sama halnya dengan anda yang sudah membudidayakan tanaman hortikultura ini.

Jika tiba masa panen maka anda sekali panen anda akan mendapatkan orderan yang begitu banyak karna tanaman ini sangat dibutuhkan oleh banyak orang.

Dengan memberikan kontribusi atau manfaat yang begitu besar, membuat produk yang dihasilkan mampu mendongkrak harga jual yang melambung tinggi.

Kendala dalam budidaya hortikultura ini diantaranya adalah tempat atau penyakit yang suatu saat menyerang tumbuhan. Agar memberikan hasil yang baik, maka anda perlu memperhatikan kesehatan setiap tanaman yang anda budidaya.

Terlebih untuk menghasilkan tanaman yang memiliki daya jual yang tinggi. Dan tempatnya tidak boleh sembarang karena tanaman ini harus ditanam pada daerah dataran tinggi dengan memiliki kapasistas air yang cukup.

Selain itu perawatan tanaman hortikultura perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan dan kualias dari tanaman tersebut. Anda juga perlu memperhatikan hama yang selalu menjadi masalah dalam budidaya tanaman dan tumbuhan.

Salah satu dataran tinggi di Indonesia yang terkenal dengan hasil tanaman dan sayuran terbaiknya adalah di daerah Wonosobo. Dengan kondisi tanah yang sangat subur tidak dipungkiri jika terkenal dengan sumber pangan yang melimpah.

Tidak heran jika masyarakat Dieng Wonosobo kebanyakan memilih mata pencaharian sehari-hari menjadi petani tanaman dan sayuran. Banyak keuntungan yang diperoleh.

Fungsi Dari Tanaman Hortikultura

Tanaman Hortikultura memiliki beberapa fungsi yang wajib untuk anda ketahui diantaranya adalah :

  1. Tanaman Hortikultura mempunyai prospek pengembangan yang baik dikarenakan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Dan banyak sekali orang yang membutuhkan tanaman ini untuk dijadikan bahan dasar obat.
  2. Dapat meningkatkan apresiasi terhadap komoditas pangan dan obat-obatan yang mampu menjadi salah satu bahan pokok dalam kehidupan manusia. Kebutuhan dari tanaman ini sudah mencukupi dalam negri dan luar negri.

Selain itu, secara sederhana fungsi dari Tanaman Hortikultura ini bisa dikelompokan menjadi 4. Apa saja 4 fungsi sederhana dari tanaman ini berikut ulasanya.

  1. Fungsi penyediaan pangan
    produk yang dihasilkan dari tanaman ini menjadi salah satu bahan pokok tambahan dalam kehidupan manusia. Sedangkan hasil dari tanaman hortikultura ini dapat menjadi bahan pokok yang kedua.
  2. Fungsi Ekonomi
    Hasil tanaman hortikultura yang menjadi bahan pokok kedua yang ekdua ini membuat daya jualnya semakin tinggi. Sehingga kebanyakan hasil tanam mereka dijual ke tempat yang mempunyai targer pasar yang sangat besar.

    Hasil dari mereka budidaya bisa untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Dan mencukupi ekonomi keluarga mereka di daerahnya.
  3. Fungsi Kesehatan
    Salah satu jenis tanaman hortikultura yakni bisa dijadikan bahan obat-obatan. Jenis tanaman ini mempunyai manfaat yang sangat besar untuk manusia.

    Contoh tanaman yang digunakan yakni daun jambu biji, tumbuhan kumis kucing, dan seledri. Semuanya mengandung vitamin sendiri sendiri diantaranya vitamin A, vitamin C, vitamin B1 dan Zat Besi yang mampu untuk mencegah pembentukan batu di kantung empedu.
  4. Fungsi Sosial Budaya
    Hal seperti ini ditujukan oleh peran komoditi hortikultura sebagai salah satu unsur keindahan dan kenyamanan lingkungan.

Tujuan Pengembangan dari Tanaman Hortikultura

Ada beberapa tujuan besar untuk menjadi dasar semua orang membudidayakan tanaman hortikultura yang diantaranya sebagai berikut.

  1. Meningkatkan produksi dan produktivitas mutu hasil panen.
  2. Mengembangkan Ke Anekaragaman usaha pertanian yang menjamin kelestarian tanaman ini, fungsinya dan manfaat dari lahan itu sendiri.
  3. Menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan efektifitas dan efesiensi pelayanan. Selain 3 itu budidaya ini juga meningkatkan kesempatan dalam berwirausaha.
  4. Mampu meningkatkan kesejahteraan, kualitas hidup, kapasitas ekonomi dan juga sosial masyarakat petani desa.
  5. Meningkatkan ikatan komunitas masyarakat disekitar kawasan yang mempunyai tanggung jawab untuk menjaga kelestarian alam sekitar.

Dengan adanya artikel yang membahas tanaman hortikultura ini harapan saya bisa bermanfaat untuk anda semua. Dan semoga wawasan atau pengetahuan anda bertambah dengan hadirnya artikel ini di web Official Dimasfan.

Cantumkan komentar anda di kolom bawah jika informasi atau ulasan ini kurang lengkap atau ada yang harus kami bahas di lain hari, terima kasih dan semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar