Surat Izin Usaha : Pengertian, Fungsi, Persyaratan, Prosuder dan Contoh [Terlengkap]

Dari beberapa surat yang sudah kita bahas rasanya kurang afdol jika kita tidak mengulas surat yang satu ini. Yaps surat izin usaha, bagi kalian yang ingin membangun usaha sendiri di desa atau mendirikan usaha sendiri harus mempelajari ini ya.

Tapi apakah anda sudah bisa membuat surat izin usaha dengan baik dan benar? Nah, jika belum tenang saja hari ini mari kita belajar tentang cara SIUP yang benar.

Dalam surat ini ada beberapa struktur yang perlu di pahami diantaranya pengertian, fungsi, persyaratan, prosedur dan contoh dari SIUP ini sendiri.

Berikut ulasan lengkapnya :

Pengertian Surat Izin Usaha yang Baik dan Benar

surat-izin-usaha
sumber gambar https://dimasfan.com

Surat izin usaha merupakan surat izin yang digunakan sebagi alat untuk pengawasan, pengarahan, pengadilan dan pembinaan dalam membentuk suatu usaha. Surat ini juga sangat mendukung keamaan dan legatitas kita dalam berusaha.

Baca Juga : Apa yang dimaksud Tanda Daftar Perusahaan?

Apakah anda sudah tau, sebelum kita membuat usaha kita diwajibkan membuat surat ini terlebih dahulu?

Alasanya karena menurut pemerintah yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Nomor 36/M- DAG/PER/9/2009, bahwa periinan usaha dilakukan agar tujuanya menertibkan usaha, kelancaran arus barang, dan kesempatan untuk mengembangkan usaha pribadinya.

Ada definisi lain yakni surat izin menjadi ciri khusus dari pendiri usaha tersebut, sehingga usaha tersebut terlihat legalitasnya. Karena telah mendapat izin atau lisensi dari pemerintah.

Jenis-jenis Surat Izin Usaha Beserta Contohnya

jenis-jenis-surat-izin-usaha
sumber gambar https://dimasfan.com

Di atas tadi kita sudah bahas pengertian dari surat izin usaha, sekarang kita ulas lebih dalam lagi ada berapa si contoh surat izin ini? diantaranya ada surat izin tentang perdagangan, pernikahan, tempat usaha, perusahaan, industri, dan masih banyak lagi.

Nah untuk lebih lengkapnya anda pelajari beberapa contohnya yang ada di bawah ini.

Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

SUIP merupakan surat izin untuk melakukan perdagangan. Jadi, setiap pedagang atau pengusaha diwajibkan untuk memiliki SIUP. Surat izin ini dikeluarkan oleh pemerintah daerah dan bisa digunakan oleh perseorangan atau usaha yang sudah berbadan hukum.

Surat izin ini tidak hanya dibutuhkan oleh pengusaha yang sudah besar, pengusaha kecil pun juga harus menggunakan surat izin ini agar terlihat legalitasnya dan di percayai oleh customernya.

Kenapa kok perusahaan kecil dan perusahaan yang menengah harus menggunakan SIUP?

Karena untuk menghindari terjadinya masalah yang bisa menganggu perkembangan usaha kedepanya. SIUP ini diberikan kepada smeua perusahaan baik itu perorangan, firma, CV, PT, Koperasi atau BUMN.

Apa Fungsi dari Surat Izin Usaha Perdagangan?

Jika anda masih bingung dengan masalah SIUP, anda dapat membaca ulasan yang ada di bawah ini. Ada 3 fungsi dari surat izin dagang diantaranya :

  • SIUP dijadikan sebagai alat pengesahan dari sebuah usaha oleh pemerintah setempat.
  • SIUP dapat menjadi suatau syarat untuk dapat mengikuti proses lelang yang diselenggarakan oleh pemerintah setempat.
  • SIUP akan sangat membantu dan mempermudah anda dalam melakukan proses ekspor / impor.

Apa Saja Persyaratan Pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan?

Untuk anda yang belum tau apa saja persayaratan yang dibutuhkan dalam membuat surat izin dan bisa melihat ulasan di bawah ini. Eits tunggu dulu, persyaratan administrasi untuk pembuatan SIUP ini dibedakan berdasarkan bentuk udaha yang anda jalankan ya.

Diantaranya ada 4 persyaratan dalam pembuatan SIUP :

A. Syarat Surat Izin Usaha untuk Perseroan Terbatas (PT)

  1. Foto Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari Direktur Utama perusahaan atau pemegang saham perusahaan tersebut.
  2. Foto Copy Kartu Keluarga (KK), jika sang penanggung jawabnya adalah seorang perempuan.
  3. Foto Copy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  4. Surat keterangan domisili (SITU).
  5. Foto Copy akta pendiri PT yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM.
  6. Foto Copy surat pengesahan badan hukum dan Badan Hukum dan HAM.
  7. Surat Izin Gangguan.
  8. Izin Prinsip.
  9. Neraca Perusahaan.
  10. Pas Foto Direktur/ Penaggu Jawab/ Pemilik Perusahaan ukuran 4×6 (2lembar).
  11. Siapkan Materai 6000.
  12. Izin teknis dari instasi terkait jika ini diminta.

Syarat Surat Izin untuk Koperasi

  1.  Foto Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari Dewan pengurus dan Dewan Pengawas Koperasi.
  2. Foto Copy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  3. Foto Copy Akta pendirian Koperasi yang telah disahkan instansi berwenang.
  4. Daftar susunan Dewan Pengurus dan Dewan Pengawas.
  5. Fotokopi SITU dari Pemerintah Daerah (PEMDA).
  6. Neraca Koperasi.
  7. Materai Rp.6.000.
  8. Pasfoto Direktur Utama/ Penanggung jawab/Pemilik Koperasi dengan ukuran 4 x 6 (2 Lembar).
  9. Izin terkait (misalnya jika usaha anda menghasilkan limbah, anda harus mempunyai izin dari AMDAL dari badan pengendalian Dampak Lingkungan Daerah) setempat.

Syarat Surat Izin untuk Perusahaan Perseorangan

  1. Foto Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemegang saham perusahaan.
  2. Foto Copy Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  3. Surat keterangan domisili (SITU).
  4. Neraca perusahaan.
  5. Materai Rp.6.000.
  6. Pasfoto Direktur Utama/Penanggung Jawab/Pemilik Perusahaan dengan ukuran 4 x 6 (2 lembar).
  7. Izin lain yang terkait usaha yang dijalankan.

Syarat Surat Izin untuk Perusahaan Perseoran Terbuka (Tbk)

  1. Foto Copy Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari Direktur Utama / Penanggung Jawab / Pemilik Perusahaan.
  2. Foto Copy SIUP sebelum menjadi perseroan terbuka.
  3. Foto Copy Akta Notaris Pendirian dan perubahan perusahaan atau surat persetujuan status perseoran tertutup menjadi perseroan terbuka dari Ham.
  4. Surat keterangan dari badan pengawas pasar modal bahwa perusahaan yang bersangkutan telah melakukan penawaran secara luas dan terbuka.
  5. Foto Copy Surat Tanda Penerimaan Laporan Keuangan Tahunan Perusahaan (STP-LKTP) tahun buku terakhir.
  6. Pas Foto Direktur Utama/ Penanggung Jawab / Pemilik Perusahaan dengan ukuran 4×6 (2 lembar).

Prosedur Pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan

Sebelum ke tahap ini pastikan anda sudah memenuhi persayaratan untuk membuat SUIP ini ya. Jadi ada beberapa prosedur yang perlu anda perhatikan ketika membuat surat izin berikut diantaranya.

1. Mengambil Formulir Pendaftaran / Surat Permohonan yang Ada di Kantor Dinas Perdagangan

Direktur utama / penanggung jawab / Pemilik Instasi atau perusahaan dapat mendatangi secara langsung ke Kantor Dinas Perdagangan atau Kantor Pelayanan Perizinan setempat. Apabila ke 3 orang itu berhalangan untuk pengambilan, anda dapat menyuruh orang yang anda percaya untuk mengambil formulir ini.

2. Formulir Pendaftaraan Diisi dan Ditandatangani

Setelah anda mengambil formulir ini, langkah berikutnya anda harus mengisi formulir ini dengan lengkap. Kemudian sebagai pelengkap tambahkan materi Rp:6000 dengan tanda tangan dari Direktur utama/Penanggung jawab/Pemilik perusahaan.

Jika semua sudah berikutnya adalah foto copy formulir tersebut sebanyak 2 rangkap dan digabungkan dengan berkas persyaratan administrasi yang telah di bahas di atas.

3. Membayar Tarif Pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan

Pada umumnya tarif pembuatan surat izin ini berbeda-beda, kenapa bisa seperti itu? karena dalam setiap kota atau kabupaten sudah ada aturanya yang dijelaskan dalam daerah masing-masing wilayah.

4. Pengambilan Surat Izin Usaha Perdagangan

Surat izin ini biasanya selesai sekitar jangka waktu dua minggu setelah surat ini jadi. Jadi anda akan segera dihubungi oleh petugas atau pihak kantor untuk segera mengambi surat izin milik anda.

Contoh Formulir Surat Izin Usaha Perdagangan

Jika anda baru pertama kali membuat surat ini maka Dimasfan akan memberikan satu contoh visual surat izin perdagangan ini.

surat-izin-usaha-perdagangan
sumber gambar : contohnaskahdrama.com

Tinggalkan komentar